About Me

bank

Dandim 0721/Blora Hadiri Tasyakuran HUT Ke-74 Kemerdekaan RI

Mitra Babinsa.ComBLORA - Pemerintah Kabupaten Blora menggelar tasyakuran memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah setempat. Acara berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Jumat (16/8/2019) kemarin.
Sebelumnya acara diawali laporan Plt Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Blora HM Fatah selaku panitia penyelenggara.
HM Fatah antara lain menyampaikan bahwa acara ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Blora.
Maksud dan tujuan diselenggarakannya, kata HM Fatah, sebagai bentuk rasa syukur atas anugrah kemerdekaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kemudian sebagai ajang menjalin tali silaturahmi antar pejabat, tokoh masyarakat dan tokoh agama dengan warga masyarakat.
“Dan, memupuk semangat kebangsaan berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila demi keutuhan NKRI. Acara ini juga untuk menghormati, melakukan dan meneruskan cita-cita luhur para pejuang kemerdekaan dan menauladani semangat juang,” katanya.
Dijelaskannya, dalam acara tersebut mengundang lebih kurang 500 orang. Selain itu juga diadakan Tausiyah Kebangsaan oleh Drs.KH.Fahrurrozi, M.Ag dari Universitas Islam Negeri (UIN) Semarang.
“Adapun tema yang diangkat dalam tasyakuran adalah Blora Berkarya Menuju Indonesia Maju,” jelasnya.
Acara juga dimeriahkan dengan pentas seni musik dan lagu perjuangan oleh santri dari pondok pesantren Kozinatul Ulum Blora.
Pada acara tersebut Bupati Blora Djoko Nugroho didampingi Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, M.Si memotong tumpeng, kemudian diserahkan kepada salah seorang legiun veteran Blora.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Blora Kabupaten Blora H. Abdullah Aminudin, dalam sambutannya antara lain menyampaikan beberapa hal terkait rasa hormat pada pahlawan dan mengisi kemerdekaan dengan semangat kepahlawanan.
“Melengkapi maksud dan tujuan acara ini, adalah merenungi makna kemerdekaan Indonesia yang sudah 74 Tahun. Bahwa sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, bahwa para leluhur kita mempunya kalimat pilihan,” katanya.
Dalam alenia ke tiga Pembukaan UUD 1945, lanjut Aminudin, disebutkan Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
“Itu merupakan kalimat pilihan yang senantiasa perlu menjadikan spirit dan motivasi serta rasa syukur atas perjuangan para pahlawan dan rahmat dari Allah Yang Maha Kuasa,” katanya.
Bupati Blora Djoko Nugroho, dalam sambutannya mengatakan, akan mengadakan lomba adzan di masjid agung Baitunnur untuk menambah ketaqwaan.
Lebih dari itu, disampaikan, berdasarkan beberapa peristiwa yang ada, Djoko Nugroho membenarkan pendapat Proklamator Ir. Sukarno.
“Benar apa yang dikatakan oleh Bung Karno, ternyata menghadapi bangsa sendiri itu lebih sulit ketimbang menghadapi penjajah,” katanua.
Kita, lanjutnya, dijajah Belanda 350 tahun dengan segala resikonya yang ada, dengan segala penderitaan yang ada, tetapi sekarang kita merdeka baru 74 tahun, tetapi kita hubungan sama Belanda seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Baik-baik saja.
“Tapi coba dilihat dan direnungkan, gara-gara Pilpres, Pilkada, Pilkades tidak bertegur sapa selama hidup. Itulah yang dinamakan kedewasaan ? Itulah yang dinamakan suatu kesatuan ? Ternyata benar yang disampaikan Bung Karno, terbukti sekarang,” ujar Bupati Blora.
Disela-sela menyampaikan refleksi dan sambutan, bupati Blora mengapresiasi banyaknya peserta yang hadir mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI melalui media televisi yang diselenggarakan di DPRD Blora.
“Alhamdullilah, hubungan kita terbuka semuanya,” ujarnya.
Diakhir sambutan Bupati Blora meminta kepada DPRD Blora agar merubah rapat sehingga tidak menunggu terlalu lama.
“Kami minta DPRD Blora hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 27 Agustus nanti merubah SOP rapat sehingga tidak terlalu menunggu lama,” tandasnya.
Sementara itu, Drs. KH.Fahrurrozi, M.Ag dari Universitas Islam Negeri (UIN) Semarang dalam Tausiyah Kebangsaan antara lain mengajak untuk selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah. (red)

Posting Komentar

0 Komentar